Friday, March 25, 2016

Alur kegiatan program peduli, di Lapas/LPKA Salemba

Begini kira-kira alur kegiatan komunitas RTJ dan PKBI di LPKA (lapas) Salemba dalam program Inklusi Sosial untuk Andik (Anak didik, sebutan untuk narapidana anak) dlm bentuk novis (Notulensi Visual),

Selain pendampingan di dalam penjara, ada juga kegiatan penjangkauan dalam bentuk kunjungan keluarga yang dilakukan oleh PKBI DKI. Menemui keluarga narapidana anak, membicarakan masalah anak yang sedang bermasalah dengan hukum tersebut, sehingga ada solusi kongkrit. Selain itu ada juga kegiatan temu keluarga, dengan harapan hubungan anak dan keluarga membaik, sampai saat bebas nanti mereka bisa kembali lagi ke tengah keluarga, dengan penerimaan yang baik dari lingkungan terdekat sampai lingkungan tetangga dimana dia tinggal, Sehingga tidak ada kasus anak lari dari rumah mencari perhatian dari orang yang tidak tepat, lalu mengulang kesalahannya.

Ngomik di Lapas/LPKA Salemba

Saat ini komunitas RTJ digandeng oleh PKBI DKI terlibat dalam program peduli, membuat lokakarya komik curhat untuk warga binaan lapas/LPKA Salemba.

Di kelas komik curhat ini ada fasilitator yang terlibat mendampingi warga binaan menggambar komik Curhat. Nah, instruksi untuk fasilitator oleh mentor kelas komik dikirimkan lewat selembar gambar infografis. Tujuannya tentu untuk memudahkan, dan seru juga kan, instruksinyapun dlm bentuk visual smile emoticon
Berikut penampakannya:

Tuesday, May 12, 2015

Komik Penjara di PAKOBAN 4



Perhelatan Pasar Komik Bandung/ PAKOBAN yang ke empat kali ini menjadi ajang kampanye hak anak.
Lewat #SeblatKomik yang merupakan fans page di situs jejaring pertemanan FB, komik karya anak-anak lapas Tangerang dan Palembang ikut dipajang di lapak  seblat komik yang juga merilis komik "njeplak"nya yang selama ini hanya bisa dinikmati di FB.

Ada juga komik kompilasi karya dua orang lulusan komunitas komik lapas/KOLAPS dari lapas anak pria Tangerang, Andri boghel dan Armando. Judulnya "Komik curhat luar dalam sambil koprol"

Gerbang masuk area pasar komik
Boghel menceritakan pengalamannya hampir masuk penjara lagi karena dijebak oleh cepu (mata-mata polisi), kemudian Armando menceritakan kronologi dirinya masuk penjara.

Antusiasme pengunjung mengapresiasi karya komik anak penjara terasa saat komik yang dipajang ludes. Menyenangkan tentu saja.

Semoga komik karya anak-anak dari dalam penjara menjadi bacaan alternatif dan memberi pengetahuan baru tentang kehidupan anak-anak di dalam penjara. Harapannya, stikma buruk terhadap anak-anak "lulusan" penjara sedikit demi sedikit bisa terkikis.

Pengunjung membeli tiga komik sekaligus.
Selain komik penjara, ditampilkan pula komik sejarah lumpur Lapindo, yang menyajikan data awal penyebab menyemburnya lumpur.

PAKOBAN menjadi ajang uji coba komunitas komik RTJ/ Seblat Komik untuk memperkenalkan komik-komik yang diterbitkan secara mandiri.

hasilnya lumayan memuaskan, banyak pengunjung yang mengapresiasi.


Komik curhat luar dalam, dan komik njeplak